PEMBELAJARAN DENGAN GADGET DAN INTERNET

Pembelajaran menggunakan gadget dan internet untuk siswa? Why not? Di era perkembangan teknologi sekarang ini, sistem pendidikan juga harus mengikuti perkembangan zaman. Saat ini pendidikan sudah memasuki era 4.0, dimana pendidikan dituntut untuk memanfaatkan teknologi sebagai sarana pembelajaran sehingga menghasilkan peserta didik yang siap memasuki realitas kerja global di era industri 4.0.

YSKI telah menjadikan teknologi seperti handphone, laptop dan internet sebagai sarana penunjang pembelajaran siswa. Contohnya, guru memberikan soal latihan / ulangan menggunakan aplikasi pembelajaran dimana siswa-siswi mengerjakannya soal melalui gadget mereka sehingga proses lebih cepat dan mudah serta hasilnya pun bisa segera diketahui siswa. Guru juga mengajak siswa-siswi untuk mencari informasi melalui goggle maupun youtube tentang suatu tema pelajaran di kelas sehingga siswa-siswi bisa mendapatkan beragam informasi yang bermanfaat, mendiskusikan bersama temannya, lalu mempresentasikan temuannya untuk melatih kemampuan mereka untuk berkomunikasi, berkolaborasi, serta berpikir kritis dan kreatif. Dengan fasilitas teknologi yang terus diperbarui, YSKI siap mendidik para siswa untuk menjadi generasi unggul di era industri 4.0.

Mission Day

Dalam rangka HUT ke 68, YSKI mengadakan acara “Mission Day” yang bertujuan untuk menambah wawasan dan pengalaman peserta didik tentang lembaga misi yang ada di Indonesia, khususnya di kota Semarang dan sekitarnya serta menumbuhkan antusiasme peserta didik dalam melayani Tuhan. Acara berbentuk ceramah untuk peserta didik SMA yang bertempat di aula anthiokia dan pameran stand misi untuk peserta didik kelas 5 – 6 SD dan SMP di ruang kelas selasar SMP. 6 lembaga misi yang berpartisipasi dalam acara ini antara lain :

  1. Yayasan Christoperus Semarang (Mengelola panti asuhan, lembaga musik, Biji sesawi di pedalaman Kalimantan)
  2. PESAT Tuntang Salatiga
    Melayani di desa/daerah terpencil untuk menjangkau anak-anak yang miskin dan terabaikan
  3. Lembaga Alkitab Indonesia
    Menerjemahkan Alkitab ke dalam bahasa-bahasa daerah yang ada di Indonesia, mencetak, dan menerbitkan alkitab ke seluruh Indonesia. Melakukan pendampingan kepada anak-anak yang belum bisa membaca dan menulis di tempat-tempat pelosok.
  4. Yayasan Emas Indonesia Ngaliyan Semarang
    Mengentaskan anak-anak yang terpinggirkan (anak-anak jalanan) sehingga menjadi suatu generasi yang cemerlang, mulia, berharga, dan dicari banyak orang
  5. Lembaga Pelayanan Mahasiswa Indonesia (LPMI) Banyumanik Semarang
    Penginjilan kepada mahasiswa, penginjilan melalui film YESUS di berbagai daerah di Indonesia.
  6. Balai Karya Berkat Kopeng
    Menjadi balai pelatihan khusus untuk kaum difabel sehingga lebih bisa mandiri dan berkarya.
    #HUTke68
    #MissionDay
    #BestHandforEducation
    #YSKI

PEROLEHAN AKSI SOSIAL HUT KE-68 YSKI

PG-TK-SD KRISTEN 1 YSKI RP 10.589.000
TD-PG-TK-SD KRISTEN 2 YSKI RP 12.989.000
PG-TK-SD KRISTEN 3 YSKI RP    9.566.000
SMP KRISTEN YSKI RP 17.507.000
SMA KRISTEN YSKI RP 11.452.000
KANTOR & PENGURUS YSKI RP    1.633.000
NN RP        400.000
TOTAL RP 64.136.000

 

PERSEMBAHAN UNTUK 6 LEMBAGA MISI & SEKOLAH DI COMAL RP 59.300.000
PELAKSANAAN MISSION DAY JUMAT 15-11-2019 RP    4.836.000

Ibadah Syukur HUT Ke-68 YSKI

YSKI memperingati HUT ke 68 di tahun ini dengan mengadakan kebaktian ucapan syukur pada tanggal 22 November 2019 yang bertempat di GKI Gereformeerd. Dengan pembicara Ibu Charlotte dari Jakarta dan mengambil tema “Heart of Teacher”, Bu Charlotte mengingatkan bahwa tugas guru bukanlah menyenangkan hati orang tua tetapi hati Tuhan sajalah yang harus disenangkan. Setiap guru harus memiliki hati seorang hamba yang taat kepada Tuhan. Sama seperti Yusuf yang taat kepada Tuhan dengan sepenuh hati sehingga Tuhan memberkati apa yang dikerjakan oleh Yusuf.  Di ulang tahun yang ke-68 ini, YSKI berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik melalui guru-guru dan karyawan yang memiliki hati seorang hamba sehingga dapat memberikan yang terbaik dalam mendidik putra-putri yang Tuhan titipkan di YSKI. Soli Deo Gloria.
#HUTke68
#HeartofTeacher
#BestHandforEducation
#YSKI

Gathering Karyawan YSKI 2019

Tanggal 12 Oktober 2019, Segenap karyawan YSKI mengikuti acara gathering di alam terbuka yang bertempat di taman wisata Kopeng. Acara gathering karyawan biasa dilakukan 2 tahun sekali sebagai bentuk perhatian YSKI kepada karyawan untuk saling mengakrabkan dan refreshing. Acara dimulai dengan ibadah bersama yang dipimpin oleh Bp. Haryono, S.Pd, MM. Selaku kepala SMA YSKI. Setelah ibadah, acara dilanjutkan dengan permainan seperti olor-olor, mlerak mlerok emplok, uncal-uncalan bal, idak-idak menang. Terlihat senyum bahagia di wajah setiap peserta ketika mengikuti permainan demi permainan.

Dengan mengambil tema “Giving my best” diharapkan semua karyawan bisa terus memberikan yang terbaik di dalam segala aspek kehidupan mereka terkhusus ketika dipercaya untuk bekerja di YSKI.

#BestHandforEducation
#GatheringKaryawan
#YSKI

Belajar Bijak Menggunakan Plastik Dalam Hidup Sehari-hari

Plastik sudah menjadi bagian dari kehidupan kita sehari-hari. Hampir semua peralatan penunjang hidup kita terbuat dari plastik. Mulai dari peralatan rumah tangga hingga kendaraan pribadi kita mengandung unsur plastik. Namun apa jadinya bila plastik tersebut kita gunakan setiap hari dalam jangka waktu yang lama? Pastinya plastik tersebut menjadi sampah dan menumpuk.

Secara umum, Indonesia menghasilkan sampah sebanyak 175.000 ton per hari, dengan masing-masing orang menyumbangkan 0,7 kilogram sampah. Dapat kita bayangkan berapa banyak sampah plastik yang kita hasilkan sepanjang hidup kita. Dan berapa banyak juga sampah di dunia ini? Jika hal ini terus menerus dibiarkan tidak menutup kemungkinan sebagian besar wilayah di dunia ini akan menjadi tumpukan sampah. Itu artinya kita dan generasi setelah kita akan hidup berdampingan dengan sampah plastik.

Banyak kasus yang muncul berkaitan dengan sampah plastik ini. Lautan yang dipenuhi sampah plastik hingga binatang laut ditemukan tewas dengan banyak sampah plastik yang mengisi perutnya. Atau banyaknya sampah plastik hingga tempat pembuangan akhir tidak cukup lagi untuk menampung.

Didasari masalah tersebut kini muncul banyak gerakan-gerakan untuk mengatasi sampah plastik yang semakin menumpuk. Misalnya saja bila kita berbelanja di minimarket atau super market maka kita akan dikenakan biaya untuk kantong plastik yang akan kita gunakan untuk membawa barang belanjaan kita. Lalu di restoran cepat saji juga mulai menerapkan pembatasan penggunaan sedotan plastik yang disinyalir juga sebagai penyumbang sampah plastik terbesar. Bahkan beberapa gerai minuman mulai mengurangi penggunaan gelas plastik dalam penyajiannya dan memberikan diskon khusus bagi pelanggan yang membawa sendiri tumbler atau botol minum ketika membeli minuman.

Jika sudah sedemikan banyak gerakan mengurangi sampah plastik apakah yang dapat kita lakukan? Apakah akan terus menggunakan barang berbahan dasar plastik atau mulai mengurangi penggunaan plastik dalam kehidupan sehari-hari? Banyak hal yang dapat kita lakukan. Misalnya dari hal kecil mengurangi penggunaan plastik sebagai pembungkus makanan, membawa tas belanjaan sendiri, membawa tempat makan ketika membeli makanan, dll.

Berikut adalah beberapa langkah bijak yang dapat kita contoh dalam penggunaan plastik di kehidupan sehari-hari :

  1. Mengurangi plastik sebagai pembungkus makanan/minuman.

Hal ini bisa kita lakukan dengan cara membawa tempat makan atau tempat minum sendiri ketika hendak membeli makanan atau minuman. Selain praktis ini juga mengurangi penggunaan plastik sebagai kemasan makanan/minuman.

  1. Menggunakan tempat makan atau tempat minum yang dapat digunakan kembali.

Tentunya kini sudah banyak merk-merk tempat makan atau tempat minum yang dapat digunakan kembali. Sehingga kita tidak perlu bingung memikirkan bagaimana membawa makanan atau minuman yang akan kita santap. Dan tempat makan atau minum tersebut juga bisa menggantikan peran peralatan makan sekali pakai yang biasa kita gunakan.

  1. Mengurangi penggunaan peralatan makan sekali pakai.

Kita dapat membawa sendok-garpu, sedotan, dll sendiri ketika hendak bersantap di restoran atau tempat makan yang tidak menyediakan peralatan makan yang dapat dipakai kembali.

  1. Membawa tas belanja sendiri

Dengan membawa tas belanja sendiri kita sudah berpartisipasi dalam pengurangan sampah plastik dan tentunya lebih hemat. Dikarenakan mini market atau super market kini mengenakan gerakan plastik belanjaan berbayar.

Semoga hal-hal tersebut dapat kita lakukan dan kita dapat lebih bijak dalam penggunaan plastik di kehidupan sehari-hari. Mengingat jumlah sampah plastik yang semakin menumpuk. Sampah plastik tidak akan habis namun kita dapat mengurangi jumlahnya. Jika bukan kita yang memulai hal baik ini siapa lagi yang akan memulainya?

[1] “Cintai Bumi, Kurangi Sampah Plastik Dengan 7 Cara Sederhana Ini ….” 7 Des. 2018, https://www.cermati.com/artikel/cintai-bumi-kurangi-sampah-plastik-dengan-7-cara-sederhana-ini. Diakses pada 18 Agu. 2019

Oleh : Mona Trisna Ningrum, S.H.

(PG-TK KRISTEN 1 YSKI)

Harmony Gala Festival

We Did It!

Harmony Gala Festival

Woodland Rings Secondary School – Singapore

17 – 21 Juli 2019

Tepuk tangan meriah dan seruan gembira datang dari para siswa di Woodland Rings Secondary School ketika siswa-siswi dari YSKI menampilkan tari tradisional dipadukan dengan modern dance dari berbagai budaya seperti hiphop, Melayu, Korea, India dan Cina.

Selain bertukar budaya, siswa siswi dari kedua sekolah yang mendapat kesempatan untuk berkenalan, berinteraksi dan juga belajar bersama.

Kunjungan yang singkat tetapi menjadi pengalaman yang berharga dan tak terlupakan bagi para peserta.

Kebaktian Paskah Keluarga Besar YSKI

Hidup dalam Kristus yang Hidup. Merupakan tema yang diangkat YSKI untuk kebaktian guru dan tenaga kependidikan dalam rangka Paskah yang diadakan di GKI Peterongan pada tanggal 22 April 2019. Seringkali sebagai orang percaya kita tidak benar-benar percaya kepadaNya dalam segala hal. Banyak mempertanyakan penyertaan Tuhan dan seringkali iman goyah ketika menghadapi suatu pencobaan. Seharusnya orang yang benar-benar dikatakan hidup adalah jika mau menghidupi firman Tuhan dalam keseharianNya. Meskipun dunia memaksa menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuan, namun Tuhan mau kita taat mengandalkanNya untuk menggenapi tujuanNya. Jika Kristus sudah mati dan bangkit buat kita semua, apakah kita mau hidup di dalamNya juga? Selamat paskah. Tuhan memberkati.

INSTANT ENGLISH PROGRAM

CHALK & TALK PRESENT :

INSTANT ENGLISH PROGRAM

Instant English Program adalah program kursus bahasa Inggris singkat (minimal 1 bulan) yang bertujuan melatih kemampuan siswa dalam praktik berbicara. Setelah mengikuti program ini, siswa diharapkan semakin percaya diri untuk menggunakan bahasa Inggris dalam kesehariannya, dengan topik-topik seperti: about myself, culture and tradition, shopping, making order, and meeting up with foreigner.

Untuk info dan pendaftaran bisa menghubungi Chalk & Talk di (024) 8414377 / 8416466 (ext. 111) atau WA di no 08999996412.