Bagaimana Membentuk Karakter anak di masa PJJ ya?

Bagaimana Membentuk Karakter anak di masa PJJ ya

Masa pandemi bukan halangan untuk memberikan edukasi terbaik bagi anak usia dini. Pembelajaran jarak jauh via media zoom ternyata bisa memberikan keasikan tersendiri bagi si kecil. Bonding anak dengan gurunya ternyata masih terjalin kuat. Setiap pagi, mereka ribut pingin sekolah… ketemu miss dan teman-teman. Setelah itu, mereka mulai ‘sibuk’ mengerjakan project dan berlatih banyak hal yang mungkin dulunya jarang mereka ‘sentuh’ di rumah.
Kerinduan anak pada sekolah dapat dijadikan media untuk membentuk karakter anak. Karakter apa yang dibentuk di K2 YSKI PRESCHOOL selama pandemi ini?
• Cinta Tuhan
Anak-anak tetap dibiasakan untuk membaca Alkitab dan mendengarkan renungan setiap pagi, sebelum mereka mulai mengikuti virtual class. Mereka juga berlatih untuk mendoakan guru, teman dan orangtua.

• Mandiri dan tidak mudah menyerah
Project-projectpun dikerjakan anak-anak secara mandiri, dengan cara mereka, sesuai imajinasi dan kreativitasnya.

• Kreatif dan mampu menyelesaikan masalah
Dalam mengerjakan tugas rumah, anak bukan hanya melatih ketrampilan hidup, namun secara tidak langsung, mereka dilatih untuk berfikir kritis untuk mengenal konsep matematikan dasar (memotong semangka dengan bentuk segitiga, menghitung jumlah semangka untuk membuat es buah), konsep sains (panas-dingin, proses merekatkan botol plastic dengan lem tembak), dll.

Optimalkan tumbuh kembang si kecil dengan memberikan pendidikan yang tepat, di sekolah yang tepat.
K2 YSKI PRESCHOOL – We are more than ready…

YSKI : Pendidikan 4.0

Internet of  Thing (IOT) atau Internet of Everything adalah gelombang teknologi terbaru yang memungkinkan semua benda terhubung dengan internet dan menjadi “smart”. Smart Home, Smart Car, Smart Lamp, dan Smart Projector adalah beberapa contoh perangkat yang dilengkapi dengan teknologi IOT dalam kehidupan sehari-hari.

Penggunaan IOT adalah salah satu tuntutan dalam pendidikan 4.0 sehingga saat ini YSKI sudah mempersiapkan laboratorium IOT untuk digunakan dalam pembelajaran dari jenjang TK sampai SMA.

Penasaran apa itu Lab IOT dan apa yang ada di dalamnya? Ikuti terus update kami.

#YSKISekarang
#Pendidikan4.0
#InternetofThing
#BestHandforEducation

PEMBELAJARAN DENGAN GADGET DAN INTERNET

Pembelajaran menggunakan gadget dan internet untuk siswa? Why not? Di era perkembangan teknologi sekarang ini, sistem pendidikan juga harus mengikuti perkembangan zaman. Saat ini pendidikan sudah memasuki era 4.0, dimana pendidikan dituntut untuk memanfaatkan teknologi sebagai sarana pembelajaran sehingga menghasilkan peserta didik yang siap memasuki realitas kerja global di era industri 4.0.

YSKI telah menjadikan teknologi seperti handphone, laptop dan internet sebagai sarana penunjang pembelajaran siswa. Contohnya, guru memberikan soal latihan / ulangan menggunakan aplikasi pembelajaran dimana siswa-siswi mengerjakannya soal melalui gadget mereka sehingga proses lebih cepat dan mudah serta hasilnya pun bisa segera diketahui siswa. Guru juga mengajak siswa-siswi untuk mencari informasi melalui goggle maupun youtube tentang suatu tema pelajaran di kelas sehingga siswa-siswi bisa mendapatkan beragam informasi yang bermanfaat, mendiskusikan bersama temannya, lalu mempresentasikan temuannya untuk melatih kemampuan mereka untuk berkomunikasi, berkolaborasi, serta berpikir kritis dan kreatif. Dengan fasilitas teknologi yang terus diperbarui, YSKI siap mendidik para siswa untuk menjadi generasi unggul di era industri 4.0.

Belajar Bijak Menggunakan Plastik Dalam Hidup Sehari-hari

Plastik sudah menjadi bagian dari kehidupan kita sehari-hari. Hampir semua peralatan penunjang hidup kita terbuat dari plastik. Mulai dari peralatan rumah tangga hingga kendaraan pribadi kita mengandung unsur plastik. Namun apa jadinya bila plastik tersebut kita gunakan setiap hari dalam jangka waktu yang lama? Pastinya plastik tersebut menjadi sampah dan menumpuk.

Secara umum, Indonesia menghasilkan sampah sebanyak 175.000 ton per hari, dengan masing-masing orang menyumbangkan 0,7 kilogram sampah. Dapat kita bayangkan berapa banyak sampah plastik yang kita hasilkan sepanjang hidup kita. Dan berapa banyak juga sampah di dunia ini? Jika hal ini terus menerus dibiarkan tidak menutup kemungkinan sebagian besar wilayah di dunia ini akan menjadi tumpukan sampah. Itu artinya kita dan generasi setelah kita akan hidup berdampingan dengan sampah plastik.

Banyak kasus yang muncul berkaitan dengan sampah plastik ini. Lautan yang dipenuhi sampah plastik hingga binatang laut ditemukan tewas dengan banyak sampah plastik yang mengisi perutnya. Atau banyaknya sampah plastik hingga tempat pembuangan akhir tidak cukup lagi untuk menampung.

Didasari masalah tersebut kini muncul banyak gerakan-gerakan untuk mengatasi sampah plastik yang semakin menumpuk. Misalnya saja bila kita berbelanja di minimarket atau super market maka kita akan dikenakan biaya untuk kantong plastik yang akan kita gunakan untuk membawa barang belanjaan kita. Lalu di restoran cepat saji juga mulai menerapkan pembatasan penggunaan sedotan plastik yang disinyalir juga sebagai penyumbang sampah plastik terbesar. Bahkan beberapa gerai minuman mulai mengurangi penggunaan gelas plastik dalam penyajiannya dan memberikan diskon khusus bagi pelanggan yang membawa sendiri tumbler atau botol minum ketika membeli minuman.

Jika sudah sedemikan banyak gerakan mengurangi sampah plastik apakah yang dapat kita lakukan? Apakah akan terus menggunakan barang berbahan dasar plastik atau mulai mengurangi penggunaan plastik dalam kehidupan sehari-hari? Banyak hal yang dapat kita lakukan. Misalnya dari hal kecil mengurangi penggunaan plastik sebagai pembungkus makanan, membawa tas belanjaan sendiri, membawa tempat makan ketika membeli makanan, dll.

Berikut adalah beberapa langkah bijak yang dapat kita contoh dalam penggunaan plastik di kehidupan sehari-hari :

  1. Mengurangi plastik sebagai pembungkus makanan/minuman.

Hal ini bisa kita lakukan dengan cara membawa tempat makan atau tempat minum sendiri ketika hendak membeli makanan atau minuman. Selain praktis ini juga mengurangi penggunaan plastik sebagai kemasan makanan/minuman.

  1. Menggunakan tempat makan atau tempat minum yang dapat digunakan kembali.

Tentunya kini sudah banyak merk-merk tempat makan atau tempat minum yang dapat digunakan kembali. Sehingga kita tidak perlu bingung memikirkan bagaimana membawa makanan atau minuman yang akan kita santap. Dan tempat makan atau minum tersebut juga bisa menggantikan peran peralatan makan sekali pakai yang biasa kita gunakan.

  1. Mengurangi penggunaan peralatan makan sekali pakai.

Kita dapat membawa sendok-garpu, sedotan, dll sendiri ketika hendak bersantap di restoran atau tempat makan yang tidak menyediakan peralatan makan yang dapat dipakai kembali.

  1. Membawa tas belanja sendiri

Dengan membawa tas belanja sendiri kita sudah berpartisipasi dalam pengurangan sampah plastik dan tentunya lebih hemat. Dikarenakan mini market atau super market kini mengenakan gerakan plastik belanjaan berbayar.

Semoga hal-hal tersebut dapat kita lakukan dan kita dapat lebih bijak dalam penggunaan plastik di kehidupan sehari-hari. Mengingat jumlah sampah plastik yang semakin menumpuk. Sampah plastik tidak akan habis namun kita dapat mengurangi jumlahnya. Jika bukan kita yang memulai hal baik ini siapa lagi yang akan memulainya?

[1] “Cintai Bumi, Kurangi Sampah Plastik Dengan 7 Cara Sederhana Ini ….” 7 Des. 2018, https://www.cermati.com/artikel/cintai-bumi-kurangi-sampah-plastik-dengan-7-cara-sederhana-ini. Diakses pada 18 Agu. 2019

Oleh : Mona Trisna Ningrum, S.H.

(PG-TK KRISTEN 1 YSKI)

SEKOLAH SEBENTAR LAGI, APA YANG HARUS DIPERSIAPKAN

Hai sobat muda, tak terasa libur sekolah sudah hampir usai. Sebentar lagi sudah masuk sekolah di tahun pelajaran yang baru. Wah tentu sudah dipersiapkan kan untuk hari pertama sekolahnya? Yuk, kita bahas apa saja yang perlu kita persiapkan.

Persiapan Mental

Secara psikologis tahun ajaran yang baru memberi dampak tertentu bagi kita. Bisa dampak positif juga bisa dampak negatif. Dampak positif nya adalah memberikan semangat yang baru, gairah yang baru, capaian baru, harapan baru, motivasi yang baru bahkan target yang baru yang akan dicapai sudah ada dibenak kita. Lalu, apa dampak negatifnya, merasa tahun ajaran ini di tingkat yang baru memberi beban yang baru, merasa lebih sulit menghadapinya karena tentu dengan tingkat kesulitan lebih tinggi.

Read More …

Membangun Kedisiplinan pada Anak Usia Dini

Pendidikan pada anak usia dini merupakan pondasi penting untuk perkembangan anak  di tingkat berikutnya. Salah satu karakter yang harus dibangun dan dibentuk pada anak usia dini yaitu kedisiplinan yang tidak lepas dengan tanggung jawab dan kemandirian. Lingkungan anak usia dini sangat berpengaruh pada perkembangan sosial maupun emosi, maka dari itu peran orang tua dan guru sangatlah penting dalam membangun kedisiplinan pada anak. 

Read More …

Perekonomian Dunia dan Indonesia

Perekonomian dunia secara umum merujuk kepada perekonomian nasional semua negara di dunia. Perekonomian dunia tidak dapat dipisahkan dari faktor geografi dan ekologi bumi. Globalisasi yang terjadi di abad 20 ini menyebabkan bangkitnya perekonomian dunia atau sering pula disebut perekonomian global. Globalisasi perekonomian dimaknai sebagai satu kegiatan ekonomi dan perdagangan dimana seluruh Negara didunia ini menjadi satu kekuatan pasar yang terintegrasi tanpa batasan teritorial suatu Negara. Globalisasi perekonomian ini akan membuka satu peluang dari pasar dalam negeri keluar negeri sekaligus memungkinkan masuknya produk global ke pasar lokal dan menjadikan tingkat persaingan lokal semakin tajam.

Read More …

Sistem Pembelajaran di YSKI

YSKI dengan jenjang sekolah : Pra Play Group (toddler class ) sampai dengan SMA. Kurikulum mengacu pada kurikulum nasional (KTSP ataupun sekarang disebut Kurikulum Sekolah ) dengan penekanan pada terbentuknya siswa yang tinggi Iman, tinggi ilmu dan moralnya. Pengembangan kurikulum disesuaikan dengan kebutuhan dan perkembangan siswa. Pembelajaran didesain dengan sistem pembelajaran yang holistik, integrated dengan jenjang keilmuan sehingga terbentuk siswa dengan karakter yang unggul. Metode pembelajaran yang di pakai adalah Quantum Teaching dengan pendekatan Kecerdasan Majemuk (Multiple Intelligences). Penggabungan kedua hal tersebut membuat guru / pendidik berperan sebagai fasilitator dan bertugas untuk menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan inovatif.

Read More …

Membangun Karakter Guru Yang Dicintai Anak-Anak

Pendahuluan

Tantangan pendidikan saat ini semakin kompleks. Pertanyaannya, siapkah orang tua (yang adalah pendidik di rumah) dan guru menghadapi tantangan ini? Hal lain adalah guru selalu bertanya apakah saya menjadi guru yang baik? Apa itu guru yang baik? Bagaimana menjadi guru yang baik? Guru bukanlah pekerjaan, tetapi profesi. Hal ini juga telah didukung undang-undang negeri kita. Karena profesi ini mulia, maka adalah kewajiban kita semua untuk mengembangkan secara maksimal potensi kita. Dalam tulisan ini, saya mencoba banyak menggali dari hasil penelitian sehingga ini bukan sesuatu yang tidak mengena dan juga pengalaman penulis selama 14 tahun sebagai seorang pendidik di sekolah teologi.

Read More …